Baterai adalah komponen paling mahal dan paling sering over-spec di sistem hybrid panel surya. Sizing yang akurat berdasarkan beban kritis + autonomy + DoD bisa hemat puluhan juta. Pelajaran ini ngebahas formula sizing residential 2026.
Formula sizing baterai
Kapasitas baterai (kWh) = (beban kritis kWh × autonomy days) ÷ DoD usable
Variabel:
- Beban kritis kWh. Pemakaian listrik beban yang harus tetap nyala saat PLN mati. Bukan pemakaian total rumah, cuma beban prioritas (kulkas, lampu, modem, AC kamar tidur, charger HP).
- Autonomy days. Berapa hari sistem harus jalan tanpa charge dari panel (untuk off-grid) atau berapa lama backup PLN mati (untuk hybrid). Hybrid typical 0.5 sampai 1 hari, off-grid 3 sampai 5 hari.
- DoD usable. Persentase kapasitas yang aman dipakai. LFP standar 0.8 (80%). Lead-acid 0.5 (50%, lebih dangkal).
Step 1: hitung beban kritis kWh
Beban kritis = total watt × jam yang dipakai per hari saat backup mode.
Tabel referensi cepat (watt nominal):
| Beban | Watt | Jam/hari saat backup | kWh/hari |
|---|---|---|---|
| Kulkas (modern, inverter) | 100-200 | 24 (cycle) | 1.5-3 |
| AC 0.5 PK (kamar tidur) | 400-500 | 8 (malam) | 3-4 |
| AC 1 PK (kamar utama) | 700-900 | 8 | 6-7 |
| Lampu LED (5 titik) | 30-50 | 6-8 | 0.2-0.4 |
| Modem WiFi + ONT | 15-25 | 24 | 0.4-0.6 |
| TV 32-42 inch | 60-100 | 4-6 | 0.3-0.6 |
| Pompa air (jet pump) | 250-400 | 0.5-1 | 0.1-0.4 |
| Charger HP/laptop | 30-100 | 4-8 | 0.2-0.8 |
| Microwave | 800-1200 | 0.2-0.5 | 0.16-0.6 |
| Setrika | 1000-1500 | 0.5-1 | 0.5-1.5 |
| Pemanas air | 1500-3000 | 1-2 | 1.5-6 |
Beban kritis residensial typical: kulkas + AC 1 unit (kamar tidur) + lampu + WiFi + charger = 4 sampai 6 kWh/hari.
Beban kritis ekstended (tambah AC ruang tengah + pompa air): 8 sampai 12 kWh/hari.
Beban yang biasanya dibuang dari backup load panel:
- AC 2-3 unit total (cuma 1 di backup)
- Pemanas air listrik (water heater)
- Oven listrik, kompor induksi
- Mesin cuci + dryer
- Setrika full session
Semua di atas tetap mati saat PLN off, hanya nyala kalau PLN normal.
Step 2: pilih autonomy days
Autonomy days = berapa hari sistem harus bisa cover beban kritis tanpa charge dari panel.
Hybrid (panel + battery + grid). Default 0.5 sampai 1 hari. Sistem reactive: pas PLN mati, baterai ngambil alih, panel siang tetap charge baterai (kalau cuaca cerah). Backup utamanya untuk blackout malam atau hari mendung.
- 0.5 hari = backup 12 jam beban kritis. Cocok blackout PLN biasa di kota (jarang lebih dari 3-6 jam).
- 1 hari = backup 24 jam. Cocok rumah daerah suburban dengan blackout 2-6 jam tapi mau buffer.
- 2 hari = backup 48 jam. Cocok rumah dengan beban kritis ketat (medical, server, cold storage) atau daerah blackout sering panjang.
Off-grid (panel + battery only, no grid). Default 3 sampai 5 hari. Sistem harus tahan musim mendung berturut-turut atau hari hujan berhari-hari.
- 3 hari = minimum, ditambah genset cadangan untuk emergency.
- 5 hari = ideal, jarang sentuh genset, semua via panel + battery cycling.
Step 3: aplikasikan DoD usable
Baterai modern LFP rated 80% DoD aman daily. Artinya: dari 10 kWh nominal, cuma 8 kWh yang aman dipakai daily.
Formula final:
Kapasitas nominal baterai = (beban kritis × autonomy) ÷ 0.8
Worked example: hybrid 1 hari, beban kritis 5 kWh/hari
Kapasitas = (5 × 1) ÷ 0.8 = 6.25 kWh
Round up ke kelipatan modular 5 → 7.5 kWh atau 10 kWh. Pilih 7.5 kWh (Pylontech US3000C × 1.5 atau Dyness B4850 × 1) atau 10 kWh (kelipatan 5 standar).
Worked example: hybrid 2 hari, beban kritis 8 kWh/hari
Kapasitas = (8 × 2) ÷ 0.8 = 20 kWh
Round up modular 5 → 20 kWh tepat. 4 × Pylontech US3000C (5 kWh stack) atau 2 × Dyness Powerbox 10 kWh.
Worked example: off-grid 3 hari, total pemakaian 15 kWh/hari
Kapasitas = (15 × 3) ÷ 0.8 = 56 kWh
Round up modular 5 → 60 kWh. 12 × Pylontech atau battery rack custom besar. Sistem off-grid skala ini biasanya commercial-grade, bukan residential typical.
Modular round-up rule
Default 5 kWh per pack untuk LFP residential mainstream:
- Pylontech US3000C = 3.5 kWh per pack → stack 2-8 pack
- Pylontech US5000 = 4.8 kWh per pack
- Dyness Powerbox = 4.8 kWh per pack
- Vortex SLN5 = 5.12 kWh per pack
- BYD HVS = 5.12 kWh per pack
Untuk simplicity di kalkulator dan voice content, pakai abstraksi 5 kWh per pack. Detail per brand di pelajaran baterai LiFePO4.
Round-up rule: hitung kebutuhan exact, round UP ke kelipatan 5 (5, 10, 15, 20, 25 kWh). Underspec lebih buruk dari overspec di battery sizing karena beban kritis ngga boleh putus saat backup.
Quick reference table
Berdasarkan beban kritis + autonomy days, kapasitas LFP yang dibutuhkan (sudah dengan DoD 80% buffer):
| Beban kritis | Autonomy 0.5 hari | Autonomy 1 hari | Autonomy 2 hari |
|---|---|---|---|
| 3 kWh/hari (minimal: kulkas+lampu+WiFi) | 2 kWh → 5 kWh round | 4 kWh → 5 kWh | 7.5 kWh → 10 kWh |
| 5 kWh/hari (typical: + 1 AC malam) | 3 kWh → 5 kWh | 6 kWh → 10 kWh | 12.5 kWh → 15 kWh |
| 8 kWh/hari (extended: + AC tengah + pompa) | 5 kWh → 5 kWh | 10 kWh → 10 kWh | 20 kWh → 20 kWh |
| 12 kWh/hari (heavy: 2-3 AC + dapur) | 7.5 kWh → 10 kWh | 15 kWh → 15 kWh | 30 kWh → 30 kWh |
Default rekomendasi residential Indonesia: 10 kWh untuk autonomy 1 hari + beban kritis sedang. Investasi Rp 30-50 jt tergantung brand.
Faktor lain yang sering installer skip
Suhu ambient. LFP cycle life turun di suhu >35°C konstan. Indonesia tropis 28-32°C ambient, baterai indoor (gudang/ruang khusus) AC ambient, ngga butuh cooling extra. Outdoor enclosure butuh ventilasi.
Charging current limit. Battery dispatch charge ngga boleh exceed C-rate manufacturer (typical 0.5C atau 1.0C untuk LFP modern). Battery 10 kWh dengan 0.5C max = 5 kW charging dari panel. Pastikan inverter charge rate cocok.
Grounding + BMS comm. Battery BMS harus connect ke inverter via RS485 atau CAN bus untuk dispatch yang aman. Cable spec dan compatibility brand harus dicek installer.
Disposal + recycle. LFP umur 10-15 tahun, end-of-life harus di-handle. Indonesia mulai berkembang, cek apakah installer tawarin take-back atau partner dengan recycler.
Spec baterai yang harus ada di quote
8 spec wajib di quote:
- Brand + model (Pylontech, Dyness, Vortex, dll)
- Kapasitas nominal (kWh) per pack + total stack
- Usable capacity (kWh) pada DoD 80%
- Voltage nominal (V): 48V untuk LFP residential standar
- Max charge/discharge rate (kW): C-rate × kWh
- Cycle life rated (cycle pada DoD 80%)
- Garansi standard (typical 10 tahun atau X cycle, mana yang dulu)
- BMS compatibility dengan inverter brand kamu
Quote vague = red flag. Bahas detail di pelajaran baca quote installer.
Mau langsung simulasi sizing baterai untuk rumah kamu? Kalkulator panel surya ngeluarkan rekomendasi battery kapasitas + brand kalau kamu pilih hybrid mode. Tombol Diskusi via WhatsApp untuk konsultasi tier baterai dan brand.
Lanjut ke Modul 3: Komponen Detail buat deep dive per komponen.